Donald Trump Klaim Dapat Akhiri Konflik Ukraina dalam 24 Jam, Zelensky: Saya Pikir Tidak

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu sempat mengklaim dapat mengakhiri konflik Ukraina dalam 24 jam saja, jika dia terpilih lagi jadi presiden (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Dia juga memperingatkan bahwa kekalahan Ukraina akan berarti keterlibatan langsung negara-negara Barat dalam konflik yang lebih luas dengan Rusia nanti.

“Jika Rusia menduduki Ukraina, mereka akan beralih (menyerang) ke negara-negara Baltik, ke Polandia, ke negara NATO mana pun. Dan dalam kasus khusus itu, AS harus memilih antara membubarkan NATO atau berperang,” kata Zelensky.

Dia juga mendesak negara-negara Barat agar segera menyediakan pesawat tempur F-16 untuk Ukraina. Alasannya, Rusia telah mengendalikan wilayah udara selama perang berlangsung. Sementara Kiev ingin dapat bersaing di udara sekarang juga.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal