Donald Trump: jika Saya Presiden, Tak Akan Ada Orang yang Mati di Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Mantan Presiden AS Donald Trump menilai pemerintahan Joe Biden telah memperburuk krisis Ukraina. Karena itu, dia menyatakan, mengakhiri berbagai konflik, termasuk yang terjadi di Ukraina, akan menjadi prioritas utama jika dia terpilih sebagai presiden pada pemilu mendatang.

“Saya adalah satu-satunya presiden (AS) dalam beberapa dekade yang tidak berperang,” klaim Trump pada Konferensi Aksi Politik Konservatif (CPAC) di Gaylord National Resort, Maryland AS, Sabtu 4/3/2023).

Dia menegaskan kembali bahwa konflik Ukraina tidak akan terjadi jika masih menjadi presiden AS sekarang ini. Trump pun sesumbar, jika terpilih sebagai presiden lagi pada 2024, dia mampu menyelesaikan konflik tersebut dalam waktu sangat singkat. 

"Saya akan menyelesaikan masalah dan saya akan menyelesaikannya dengan cepat dan saya tidak akan membutuhkan waktu lebih dari satu hari,” ucapnya.

“Ukraina akan berkembang pesat, tidak akan ada orang mati, tidak ada kota yang hancur yang tidak akan pernah dapat dibangun kembali,” kata Trump lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal