Donald Trump Gugat Hillary Clinton terkait Tuduhan Campur Tangan Rusia dalam Pilpres AS

Anton Suhartono
Donald Trump gugat Hillary Clinton terkait Pilpres AS 2016 (Foto: Reuters)

Grell menjelaskan, terlapor juga bisa mengajukan berbagai pembelaan, seperti gugatan Trump mengabaikan kekebalan yang diberikan kepada pejabat pemerintah atau sebagai upaya untuk meredam kebebasan berpendapat.

Sementara itu di antara beberapa nama yang masuk dalam gugatan Trump adalah Christopher Steele, mantan perwira intelijen Inggris.

Sebuah dokumen yang ditulis Steele dan diberikan kepada FBI serta media massa sebelum pilpres AS pada November 2016, memuat pernyataan yang tidak terbukti kebenarannya. Disebutkan Rusia memiliki informasi tentang Trump dan beberapa penasihat kampanye Partai Republik. Selain itu Steele menulis Rusia melakukan upaya di balik layar agar Hillary kalah.

Sebuah laporan setebal 966 halaman yang dikeluarkan komite Senat yang dipimpin Partai Republik pada 2020 menyimpulkan, Rusia memanfaatkan politikus Republik Paul Manafort dan situs WikiLeaks untuk membantu Trump memenangkan pilpres 2016. Manafort sempat masuk dalam tim kampanye Trump selama 5 bulan pada 2016.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
51 menit lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

5 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

8 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

8 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal