Donald Trump Ditembak, Dinas Rahasia AS Bantah Tolak Pengamanan Tambahan

Anton Suhartono
Dinas Rahasia AS membantah tuduhan, pihaknya menolak permintaan pengamanan tambahan untuk Donald Trump sebelum penembakan (Foto: Reuters)

"Saya melihat pria itu di atap. Saya memberi tahu petugas bahwa dia ada di atas. Mereka pergi mencarinya," kata Maser.

Meski Trump luput dari penembakan, seorang peserta kampanye tewas dan dua lainnya dalam kondisi kritis terkena peluru pelaku, Thomas Matthew Crooks.

Anggota parlemen Partai Republik mengatakan pihaknya segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap bagaimana bisa Crooks mampu menghindari pemantauan agen Dinas Rahasia. 

Ketua DPR AS dari Partai Republik Mike Johnson mengatakan, lembaganya akan meminta Direktur Dinas Rahasia Kimberly Cheatle serta pejabat terkait lainnya dari Departemen Keamanan Dalam Negeri dan FBI hadir untuk dengar pendapat secepatnya.

Para pendukung Trump juga mengecam Dinas Rahasia. 

“Bagaimana seorang penembak dengan senapan lengkap bisa merangkak ke atap paling dekat dengan calon presiden,” kata seorang aktivis konservatif, Jack Posobiec, di media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal