JAKARTA, iNews.id - Nama restoran cepat sajiPizza Hut pernah menjadi simbol merek pizza di berbagai negara. Namun, setelah puluhan tahun menjadi salah satu pemain utama di industrimakanan cepat saji, perusahaan tersebut kini menghadapi kenyataan berbeda.
Induk usaha Pizza Hut, Yum! Brands, memutuskan melepas bisnis tersebut melalui transaksi senilai 2,7 miliar dolar AS atau setara Rp47,8 triliun.
Melansir BBC, langkah ini menandai perubahan besar bagi merek yang telah berdiri sejak 1958 tersebut. Namun, keputusan divestasi tidak muncul secara tiba-tiba.
Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir, Pizza Hut menghadapi tantangan berat, terutama di pasar Amerika Serikat (AS) yang menjadi kontributor terbesar pendapatan internasional perusahaan. Penjualan di sejumlah gerai mengalami perlambatan. Kondisi itu terjadi ketika persaingan di industri pizza semakin sengit.
Jaringan restoran seperti Domino's, Papa John's, dan Little Caesars berhasil menarik perhatian konsumen lewat berbagai strategi promosi. Di tengah tekanan biaya hidup yang masih tinggi, harga menjadi faktor utama yang dipertimbangkan pelanggan saat membeli makanan.