Dokumen yang Bocor Ungkap Tindakan Tanpa Belas Kasihan China Terhadap Muslim Uighur

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bendera China. (FOTO: Greg Baker/AFP)

Atas inisiatifnya sendiri, Wang melepaskan lebih dari 7.000 orang dari kamp-kamp di Xinjiang.

"Dia khawatir bahwa mengumpulkan begitu banyak orang dengan sadar akan memicu konflik dan memperdalam kebencian," isi pengakuan Wang yang bocor ke Times.

China, setelah awalnya menyangkal, mengklaim kamp-kamp itu sebagai sekolah kejuruan yang bertujuan meredam ekstremisme dan kekerasan Islamis melalui pendidikan dan pelatihan kerja.

Namun kelompok-kelompok hak asasi manusia dan media asing, termasuk AFP, melaporkan bahwa dokumen-dokumen resmi dan gambar-gambar satelit menunjukkan fasilitas-fasilitas tersebut dilengkapi dan dijalankan seperti penjara.

"Kebocoran dokumen itu mengukuhkan dalam warna hitam dan putih, dengan kata-kata partai sendiri, pemusnahan massal di luar hukum secara sadar dan sistematis terhadap Muslim di Xinjiang," kata James Leibold, seorang pakar hubungan etnis di China dan seorang profesor di Universitas La Trobe di Melbourne.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
3 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
4 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal