Dokter Ikut Demonstrasi Tolak Kudeta Militer, Penanganan Covid-19 di Myanmar Kacau

Djairan
Tenaga medis di pusat perawatan Covid-19 Awaddy, Mandalay, Myanmar, berunjuk rasa menentang kudeta militer (Foto: Reuters)

Myanmar merupakan salah satu negara dengan wabah virus corona terparah di Asia Tenggara, dengan total 31.177 kasus kematian dari sekitar 141.000 penderita.

Tenaga kesehatan ikut berunjuk rasa menentang kudeta yang menggulingkan Aung San Suu Kyi sejak pekan llau. Sebagian dari mereka menolak bekerja di bawah pemerintahan militer yang baru. 

Pemimpin Myanmar saat ini Jenderal Min Aung Hlaing dalam pidato pertamanya di televisi pada Senin berjanji memprioritaskan penanganan Covid-19, termasuk vaksinasi untuk semua masyarakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

Nasional
4 hari lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Internasional
8 hari lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Health
9 hari lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal