Dituduh Sebarkan Propaganda Anti-Prancis, Begini Jawaban Pedas Turki ke Presiden Macron

Anton Suhartono
Emmanuel Macron menuduh Turki sebarkan propaganda anti-Prancis di Afrika (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id - Turki memprotes keras pernyataan Presiden PrancisEmmanuel Macron saat berkunjung ke Aljazair pekan lalu. Macron menyebut Turki, Rusia, dan China sedang membangun jaringan yang bertujuan menjalankan agenda neo-kolonialisme dan imperialisme. Bukan hanya itu, Macron menuduh Turki menyebarkan propaganda anti-Prancis serta menggambarkan negara itu sebagai musuh bagi Afrika. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Turki menyebut pernyataan Macron itu sangat disayangkan dan tak bisa diterima. Disebutkan Presiden Prancis tampaknya kesulitan menghadapi masa lalu penjajahannya di Afrika, terutama Aljazair. Kemudian, Prancis berusaha menangani masalah ini dengan menuduh negara lain yang melakukan kejahatan. Padahal penyebabnya adalah penjajahan Prancis itu sendiri di masa lalu.

"Jika Prancis menduga ada reaksi penentangan di benua Afrika, dia harus mencari sumber masa lalu kolonialnya," bunyi pernyataan. 

Setiap upaya untuk menjelaskan sentimen anti-Prancis di Afrika oleh beberapa aktivitas negara ketiga tidak lain sebagai penyangkalan sejarah yang hanya menunjukkan mentalitas terdistorsi dari beberapa politisi.

Disebutkan pula Turki adalah mitra strategis Uni Afrika yang mendorong persahabatan, bukan permusuhan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal