Dituduh Anti-Semit oleh Israel karena Bela Gaza, Begini Jawaban Tegas Spanyol 

Anton Suhartono
Jose Manuel Albares merespons pernyataan Kemlu Israel yang menyebut negaranya anti-semit (Foto: Anadolu)

Dia mengutuk keras tindakan Israel, termasuk mengebom infrastruktur sipil, seperti rumah sakit, tempat ibadah, bahkan kantor PBB. Israel, kata dia, gagal membedakan antara perang melawan terorisme dan mengebom warga sipil.

Buan hanya itu, lanjut Albares, Israel juga sengaja mencegah bantuan kemanusiaan mencapai warga sipil Gaza.

"Jelas, kami telah mengutuknya, dan kami mengutuknya lagi," ujarnya, menegaskan. 

Serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan hampir 42.000 orang, sebagian besar anak-anak dan perempuan. Selain itu lebih dari 97.100 lainnya luka.

Kemlu Israel pada Minggu lalu merilis pernyataan berisi kemarahan atas reaksi Spanyol terhadap demonstrasi pro-Palestina di Madrid. Demonstrasi itu juga diikuti Gerakan Masar Badil yang dianggap Israel terkait dengan Hamas.

"Kami marah dan sedih karena Spanyol telah menjadi surga untuk menebar kebencian dan menghasut kehancuran Israel," bunyi penyatan Kemlu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Slovenia Larang Pesawat Israel Mendarat di Bandaranya, Kenapa?  

57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal