Ditahan atas Tuduhan Bahayakan Keamanan Yordania, Pangeran Hamza Tak Akan Bungkam

Anton Suhartono
Pangeran Hamza (Foto: Reuters)

AMMAN, iNews.id - Pangeran Hamza dari Yordania ditangkap oleh otoritas kerajaan atas tuduhan mengganggu keamanan nasional dan dijadikan tahanan rumah. Dia menolak perintah militer untuk tidak berhubungan dengan dunia luar.

Dalam rekaman suara yang dirilis kelompok oposisi Yordania, Senin (5/4/2021), saudara tiri Raja Abdullah yang juga mantan pewaris takhta kerajaan itu menegaskan tidak akan diam.

"Saya akan menyebarluaskan dan tidak akan mematuhi ketika mereka mengatakan bahwa Anda tidak bisa keluar, bermain Twitter, menghubungi orang lain, dan hanya diizinkan melihat keluarga," katanya, dalam rekaman yang dia bagikan kepada teman dekat, seperti dikutip dari Reuters.

Pada Sabtu lalu, militer memperingatkan pangeran atas tuduhan mengganggu keamanan dan stabilitas Yordania. Pangeran Hamza kemudian mengatakan dia sedang menjalani tahanan rumah. Selain dia, ada beberapa tokoh yang juga ditahan.

Sehari setelah itu, pejabat Yordania menjelaskan Pangeran Hamza telah berhubungan dengan orang-orang yang memiliki kontak dengan pihak asing dalam rencana mengganggu keamanan negara dan dia ditahan selama beberapa waktu untuk menjalani penyelidikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 hari lalu

Yordania Tak Izinkan AS dan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Serang Iran

Internasional
2 bulan lalu

Yordania Kirim Jet Tempur Bantu Amerika Gempur ISIS di Suriah

Internasional
2 bulan lalu

Masya Allah! Begini Penampakan Arab Saudi Diselimuti Salju

Internasional
3 bulan lalu

Israel Setujui RUU Warganya Boleh Miliki Properti di Tepi Barat, Langkahi Aturan Yordania

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal