Diserang Israel, Qatar Percepat Rampungkan Perjanjian Pertahanan dengan AS

Anton Suhartono
Qatar mempercepat penandatanganan kerja sama pertahanan straregis dengan Amerika Serikat (Foto: Reuters)

DOHA, iNews.id - Qatar mempercepat penandatanganan kerja sama pertahanan straregis dengan Amerika Serikat (AS) terkait serangan Israel ke Doha pada 9 September lalu. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar Majed Al Ansari mengatakan, kerja sama pertahanan kedua negara sebenarnya sudah dipersiapkan sejak beberapa tahun lalu. Namun ada kebutuhan untuk mempercepat realisasinya.

"Pengerjaan dokumen ini telah berlangsung selama beberapa tahun, tapi sekarang ada kebutuhan mendesak untuk menyelesaikannya lebih cepat," ujar Al Ansari, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (17/9/2025).

Dia menolak untuk menjelaskan secara rinci poin-poin perjanjian tersebut. Namun kedua pihak saling membutuhkan. Qatar perlu memperkuat pertahanan, belajar dari bobolnya sistem pertahanan udara saat serangan Israel yang menargetkan para pemimpin Hamas di jantung Ibu Kota Doha.

Di sisi lain, AS juga membutuhkan Qatar karena memiliki pangkalan militer, Markas Komando Pusat, di Al Odeid. Pangkalan militer AS di Qatar merupakan yang terbesar di Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Ngawur, Menteri Zionis Ini Klaim Gaza Milik Israel Sesuai Hukum Internasional

10 jam lalu

AS Keluarkan Peringatan Global Buntut Perang Lawan Iran: Perkembangannya Bisa Tak Terduga

15 jam lalu

Balas Dendam, Iran Klaim Hancurkan Pusat Data Amazon di Bahrain

17 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal