Dalam teguran kerasnya setelah kontrak baru tersiar, Sultan Ibrahim menegaskan Kemhan harus membatalkan rencana pengadaan helikopter Black Hawk bekas yang berusia lebih dari 30 tahun. Dia menjelaskan Kemhan tidak boleh mengulangi kesalahan yang sama, merujuk pada pembelian puluhan pesawat serang darat A-4 Skyhawk pada 1982 seharga 1 juta dolar per unit.
Dari 88 pesawat yang diakuisisi, hanya 40 pesawat tempur era Perang Vietnam itu yang kini diperbarui dan dioperasikan. Jet-jet tersebut kemudian dipensiunkan karena tingkat kecelakaan yang tinggi.
"Apakah kita akan menempatkan pilot kita di 'peti mati terbang'?" kata Sultan, saat itu.
Dia juga menuduh Kemhan dipenuhi dengan agensi atau mantan jenderal yang bertindak sebagai broker atau pedagang.
"Bahkan ada (bos) perusahaan tekstil yang ingin menjual drone kepada kita," ujarnya.
Sultan juga menegaskan Kemhan seharusnya tidak membuang-buang waktu membeli barang-barang yang tidak masuk akal dan tidak sesuai dengan kebutuhan militer.