Disebut sebagai Pembasmi, Erdogan Gugat Bos Majalah Prancis

Anton Suhartono
Recep Tayyip Erdogan (Foto: AFP)

ANKARA, iNews.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menggugat dua petinggi media Prancis, Le Point. Dalam artikel yang mengangkat soal serangan Turki terhadap milisi Kurdi di Suriah, media itu menyebut Erdogan sebagai 'Pembasmi'.

Dugatan dilayangkan kepada direktur majalah Le Point Etienne Gernelle dan kepala layanan internasional Romain Gubert.

Pada sampul terbitan pekan ini, Le Point menunjukkan Erdogan sedang memberi hormat. Terbitan itu berjudul "Pembasmian Etnis: metode Erdogan".

Disebutkan pula di sampul majalah, "Apakah dia (Erdoan) akan diizinkan membantai orang Kurdi dan mengancam Eropa?"

Dalam petisi yang diajukan ke kantor kejaksaan di Ankara, pengacara Erdogan, Huseyin Aydin, mengatakan, sampul majalah Le Point jelas-jelas menghina presiden dan hal itu merupakan kejahatan di Turki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
13 hari lalu

Prancis Ungkap Alasan Tolak Undangan Trump Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Nasional
14 hari lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Inggris, Swiss dan Prancis

Nasional
15 hari lalu

Momen Macron Gunakan Bahasa Indonesia saat Sambut Prabowo di Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal