Diprotes Kelompok Hindu, Masjid-Masjid di Mumbai Kecilkan Volume Suara Azan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi muazin mengumandangkan azan. (Foto: Istimewa)

Para pemimpin dari 200 juta Muslim India melihat langkah Thackeray tersebut sebagai upaya lain yang dilakukan kelompok Hindu garis keras untuk merusak hak umat Islam atas kebebasan beribadah dan ekspresi keagamaan.

Dalam beberapa pekan terakhir, seorang pemimpin senior partai nasionalis Hindu Bharatiya Janata Party (BJP) yang berkuasa mulai mendorong untuk mengubah undang-undang tentang perkawinan dan warisan. Selama ini, undang-undang itu dibuat berdasarkan agama. 

Kini, kelompok BJP ingin sumber hukum dalam undang-undang itu diganti dengan hukum sipil yang seragam. Tentu saja, wacana dari kelompok Hindu tersebut membidik hukum Islam—yang antara lain memungkinkan seorang pria Muslim memiliki empat istri.

Saat dihubungi Reuters, pihak BJP tidak menanggapi permintaan komentar atas inisiatif Thackeray tersebut. Namun, sebelumnya partai itu pernah menyangkal menargetkan kaum minoritas di India. BJP berdalih, mereka hanya menginginkan perubahan progresif yang menguntungkan semua orang India.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

Soccer
2 hari lalu

Piala Dunia 2026 Tak Tayang di 1 Negara Besar, FIFA Panik Kehilangan 1 Miliar Penonton

Internasional
4 hari lalu

AS Hentikan Relaksasi Sanksi Minyak Rusia, Harga Energi Terancam Naik

Internasional
7 hari lalu

Kapal India Diserang hingga Tenggelam di Pantai Oman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal