Diplomasi Rudal, Kim Jong Un Pamer Senjata Nuklir Baru untuk Rayu Rusia dan China?

Anton Suhartono
Parade militer megah Korea Utara di Pyongyang menunjukkan rudal ICBM Hwasong-20 (Foto: KCNA)

Pameran Senjata atau Sinyal Politik?

Meski parade menampilkan kekuatan militer luar biasa, para pengamat menilai fokus utamanya bukan pada persenjataan, melainkan pesan politik di baliknya.

Kim Jong Un ingin memastikan bahwa Rusia dan China melihat Pyongyang bukan sekadar sekutu kecil, tetapi mitra strategis yang bisa memberi nilai geopolitik besar dalam konstelasi global yang kian terbelah.

“Diplomasi Kim kini berbasis pada roket, bukan retorika. Ia tahu bahwa setiap rudal yang dipamerkan adalah pesan untuk Moskow, Beijing, dan Washington sekaligus,” tulis analis 38 North, lembaga pengamat kebijakan Korut berbasis di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
5 hari lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal