Diplomasi Jokowi Diharapkan Hasilkan Gencatan Senjata Rusia-Ukraina

Antara
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Kamis (30/6/2022). (Foto: ANTARA)

Selanjutnya Presiden Zelensky dan Presiden Putin juga menunjukkan antusiasme mereka atas kehadiran Presiden Jokowi. Ini karena dua negara tersebut sudah lelah dalam perang.

Bagi Rusia, mereka butuh Presiden Jokowi agar memiliki alasan untuk menghentikan serangan. “Rusia tidak ingin mengulangi kebodohan AS yang keluar secara tiba-tiba dari Afghanistan,” ujar Hikmahanto.

Dia menuturkan, gencatan senjata tentunya tidak akan dirasakan langsung tetapi perlahan-lahan akan berkurang.

“Nanti kita akan lihat Ukraina bisa lakukan ekspor gandum dan Rusia juga bisa ekspor pupuk ke negara-negara berkembang,” kata dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi bakal Safari ke Jateng, PDIP: Jangan Sombong Ganti Kandang Banteng Jadi Gajah

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Lagi, Roy Suryo Ajukan Praperadilan Gugat Polda Metro Jaya

57 tahun lalu

Kubu Jokowi Sebut Praperadilan Roy Suryo Ulur Waktu Proses Hukum: Ada Niat Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal