Dikritik soal Kondisi HAM, Korut: AS Akan Membayar Mahal

Anton Suhartono
Korut peringatkan AS terkait kritikan soal HAM (Foto: AFP)

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) memperingatkan Amerika Serikat (AS) terkait kritikan soal kondisi hak asasi manusia (HAM) di negaranya. Kritikan tersebut dianggap hanya akan memperburuk situasi dan AS akan membayar mahal.

Hubungan kedua negara yang sempat membaik kembali tegang setelah Korut memberi waktu AS hingga akhir 2019 untuk mengubah sikap mengenai pembicaraan denuklirisasi. Tiga pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan pemimpin Kim Jong Un, sejak Juni 2018, belum menemukan kata sepakat soal pelucutan nuklir sepenuhnya di Semenanjung Korea.

Kedua pihak masih bersikeras pada sikap masing-masing. AS ingin Korut melucuti nuklirnya terlebih dulu sebagai syarat pencabutan sanksi, sementara Korut ingin AS mencabut sebagian sanksi terlebih dulu.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut mengatakan, mengkritik catatan HAM Pyongyang hanya akan memperburuk situasi yang sudah tegang di Semenanjung Korea.

"Seperti menuangkan minyak di atas api yang membara," kata juru bicara, kepada KCNA, seperti dilaporkan kembali AFP, Sabtu (21/12/2019).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik usai AS Serang Iran, Pasokan Makin Ketat

57 tahun lalu

Pemerintah Ajukan 18 Komoditas RI untuk Bebas Tarif AS 

57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal