Dikritik Kanselir Jerman soal Perang Iran, Ini Komentar Pedas Trump

Anton Suhartono
Donald Trump merespons kritikan tajam Kanselir Jerman Friedrich Merz terkait terkait perang melawan Iran (Foto: AP)

Merz pada Senin lalu blak-blakan menyebut AS kalah strategi dari Iran dalam negosiasi. Dia menilai pendekatan Washington dalam perundingan damai di Timur Tengah tidak cukup kuat.

Merz bahkan memuji kematangan diplomasi Iran. Dia menilai langkah-langkah yang diambil Teheran dalam proses negosiasi jauh lebih efektif dibandingkan pendekatan yang dilakukan Washington.

"Amerika, tampaknya kekurangan strategi yang benar-benar meyakinkan untuk negosiasi," kata Merz, dalam pertemuan dengan mahasiswa, dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).

Melihat perkembangan mandeknya perundingan damai, Merz tidak mengesampingkan kemungkinan AS terjebak dalam konflik Timur Tengah dalam waktu yang panjang. 

Terlebih lagi, kata Merz, Iran tak mau tunduk dengan keinginan AS yang membuat perundingan tak menunjukkan kemajuan apa pun.

Merz juga mengakui negara-negara Barat meremehkan kekuatan Iran. Menurut dia, realitas di lapangan menunjukkan Iran jauh lebih kuat daripada perkiraan awal, baik dari sisi ketahanan menghadapi tekanan maupun dalam kemampuan bernegosiasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal