Diklaim Bisa Sembuhkan Covid Sehari, Obat Herbal Kyrgyzstan Ini Ternyata Beracun

Djairan
Menteri Kesehatan Kyrgyzstan, Alymkadyr Beishenaliyev, meminum larutan herbal yang dipercaya bisa menyembuhkan Covid di hadapan awak media, Jumat (16/4/2021). (Foto: Akipress)

BISHKEK, iNews.id – Kementerian Kesehatan Kyrgyzstan pada Jumat (16/4/2021) menyampaikan rencana menggunakan larutan herbal sebagai obat Covid-19. Terobosan itu sedang gencar dipromosikan ke publik, padahal ahli medis sudah memperingatkan bahwa obat itu mengandung racun mematikan.

Menteri Kesehatan Kyrgyzstan, Alymkadyr Beishenaliyev, dengan berani meminum larutan herbal tersebut yang terbuat dari akar tumbuhan beracun, Aconitum soongaricum, dalam sebuah pertemuan virtual baru-baru ini. Dia ingin menunjukkan bahwa ramuan itu aman.

“Pasien dengan gejala Covid ringan bisa sembuh dalam satu hari saja. Sementara, mereka dengan gejala yang lebih akut, paling tidak membutuhkan tiga sampai empat hari untuk sembuh,” kata Beishenaliyev, dikutip Reuters, Sabtu (17/4/2021).

Penggunaan larutan tersebut ternyata atas rekomendasi Presiden Kyrgyzstan, Sadyr Japarov. Beberapa waktu lalu, dia telah memberi tahu dokter tentang resep ramuan itu yang diturunkan oleh ayahnya. Japarov mengaku keluarganya sudah menggunakan herbal itu dan dipastikan aman.

Saat mempromosikan larutan tersebut, Japarov juga mendesak warganya untuk memakai masker dan menjalani vaksinasi. Sejauh ini, baru 4.000 warga yang menerima dosis vaksin corona di negara berpenduduk 6 juta jiwa itu.

Merespons hal itu, Bermet Baryktabasova, seorang ahli obat-obatan yang juga mantan penasihat Kemenkes Kyrgyzstan, mengatakan bahwa Aconitum soongaricum adalah tumbuhan yang paling beracun di negara itu.

“Bahkan dosis terkecil dari ekstraknya saja memiliki efek negatif yang kuat pada tubuh, orang yang mengonsumsinya bisa cepat mati. Sepertinya kita malah mundur kembali ke abad pertengahan,” kata Baryktabasova.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Menkes Mendadak Sarankan Pakai Masker jika di Luar Rumah, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal