Dikira Bunuh Diri, Jenderal Israel yang Ungkap Penyiksaan Tahanan Pelestina Dijebloskan ke Penjara

Anton Suhartono
Yifat Tomer Yerushalmi dijebloskan ke penjara (Foto: Flash90)

"Kita bisa menjatuhkan hukuman gantung," tulis Yinon Magal, tokoh sayap kanan Israel yang juga sekutu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dalam posting-an di media sosial X.

Setelah terungkap salah satu ponsel Yerushalmi hilang, politisi dan pengamat politik sayap kanan menuduhnya merencanakan percobaan bunuh diri sebagai cara untuk menghancurkan bukti potensial.

Kemarahan atas Kebocoran

Episode luar biasa ini menunjukkan bahwa 2 tahun perang yang menghancurkan di Gaza tidak banyak membantu menyembuhkan negara yang terpecah belah dari krisis, bahkan sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Hal ini menjadikan Yerushalmi sebagai pejabat keamanan tinggi Israel terbaru yang terpaksa meninggalkan jabatan, kemudian akan diganti oleh orang-orang yang dianggap loyal kepada Netanyahu.

Dalam sidang pada Senin (3/11/2025), hakim mengatakan penahanan Yerushalmi akan diperpanjang hingga Rabu atas dugaan penipuan, pelanggaran kepercayaan, dan menghalangi penyelidikan hukum.

Sementara penyelidikan atas tindakannya terus berlanjut, dia ditahan di penjara khusus wanita.

Media Israel melaporkan mantan kepala jaksa militer Kolonel Matan Solomesh juga ditangkap sehubungan dengan penyelidikan kebocoran tersebut. Namun kantor perdana menteri menolak berkomentar mengenai penangkapan Solomesh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal