Diguncang 8 Ledakan Bom, Sri Lanka Minta Bantuan Asing

Anton Suhartono
PM Sri Lanka Ranil Wickremesinghe (Foto: AFP)

Sebelumnya Kepala Kepolisian Sri Lanka Pujuth Jayasundara sudah memberikan peringatan kepada para perwira mengenai potensi serangan bom bunuh diri yang mengincar gereja-gereja besar.

"Intelijen asing melaporkan bahwa NTJ (Jamaah Tauhid Nasional) merencanakan serangan bom bunuh diri mengincar gereja-gereja bersar termasuk perwakilah Komisi Tinggi India di Kolombo," bunyi peringatan.

NTJ merupakan kelompok radikal Sri Lanka yang tahun lalu menyerang patung Budha.

Meskipun peringatan sudah dikeluarkan, pihak keamanan masih saja kebobolan. Memang, serangan mengincar tempat ibadah umat Kristiani dan fasilitas asing sangat jarang terjadi di negara yang pernah dilanda perang sipil itu.

Sementara itu 35 warga asing menjadi korban tewas. Mereka umumnya berada di Hotel Grand Chinnamon, Shangri-la, dan Kingsbury di ibu kota Kolombo. Para korban berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Belanda, dan Turki. Ada pula laporan korban luka dari China dan Jepang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hotel Sultan Dieksekusi, Aset Rp28,9 Triliun Kembali ke Negara

57 tahun lalu

10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Sisa PD II di Biak Dikirim ke Pusdokkes Polri

57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Hotel Jaksel Ternyata Masih Berstatus Anak

57 tahun lalu

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Polisi Temukan 13 Potongan Tubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal