Didesak Warga, Joe Biden Akhirnya Setujui Dokumen Rahasia Serangan 11 September Dibuka untuk Umum

Umaya Khusniah
Menara kembar WTC yang menjadi target serangan 9/11. (Foto: ist)

Komisi 9/11 resmi, yang dibentuk oleh kongres, mengatakan tidak ada bukti pemerintah Saudi sebagai lembaga atau pejabat senior di negara tersebut secara individual mendanai Al-Qaeda.

Ungkapan itu telah ditafsirkan oleh beberapa orang bahwa tokoh Saudi non-pemerintah atau berpangkat rendah diduga telah memainkan peran.

"Penting untuk memastikan Pemerintah Amerika Serikat memaksimalkan transparansi,kecuali jika alasan yang paling kuat menyarankan sebaliknya," kata Biden.

Sebagai informasi, pasca-serangan teroris 9/11, Presiden AS saat itu, George W Bush segera memerintahkan invasi ke Afghanistan, di mana Taliban melindungi kepemimpinan Al-Qaeda.

Saat Biden memimpin AS, dia menarik pasukan AS terakhir dari Afghanistan dan menyelesaikan evakuasi dramatis WNA dan warga dari bandara Kabul. Ini dilakukan setelah Taliban mengalahkan pemerintah Afghanistan yang didukung AS. Kini Taliban berkuasa di negara tersebut.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal