Diboikot Gara-Gara Perang Yaman, Arab Saudi: Kami Tak Butuh Senjata Jerman

Anton Suhartono
Adel Al Jubeir (Foto: AFP)

BERLIN, iNews.id - Kebijakan larangan ekspor senjataJerman terhadap Arab Saudi akan dibahas lagi dalam beberapa pekan setelah waktu terakhir pada 31 Desember 2020. Namun Arab Saudi terlanjur lelah dan tidak ingin menggunakan senjata buatan Jerman lagi untuk memperkuat pertahanan.

Arab Saudi mengkritik larangan ekspor senjata Jerman sebagai langkah yang salah dan tidak logis.

Menteri Negara Urusan Luar Negeri Arab Saudi Adel Al Jubeir, dalam wawancara dengan kantor berita DPA, mengatakan, negaranya tidak membutuhkan peralatan militer Jerman lagi.

Beberapa negara Eropa menghentikan penjualan senjata ke Saudi sebagai respons atas perang dengan pemberontak Yaman.

"Ide bahwa penjualan senjata ke Arab Saudi dihentikan karena perang Yaman tidak masuk akal," katanya, seperti dilaporkan kembali Saudi Gazette, Minggu (15/11/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Sambut Hangat Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana

57 tahun lalu

Momen Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Disambut Tarian Tradisional di Halim

57 tahun lalu

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier Tiba di Jakarta, Disambut Menkes Budi Gunadi

57 tahun lalu

Prabowo dan Presiden Jerman Steinmeier Bertemu di Istana Hari Ini, Bahas Kerja Sama Strategis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal