Dianggap Menghina Kepala Negara soal Vaksin Covid, Politikus Ini Dijerat Polisi

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Istimewa)

Perusahaan itu juga menerima subsidi pemerintah 600 juta baht (Rp) untuk mengembangkan kapasitas produksinya. Sebelumnya, Siam Bioscience belum pernah sama sekali memproduksi vaksin.

Reuters melansir, polisi Thailand akan mengumpulkan bukti lebih lanjut sebelum melimpahkan berkas perkara Thanathorn kepada jaksa penuntut.

Tuduhan terhadap Thanathorn muncul di saat para pemimpin unjuk rasa prodemokrasi ditahan di penjara Thailand sambil menunggu persidangan dugaan penghinaan kerajaan yang dituduhkan kepada mereka.

Gerakan yang dipimpin kaum muda negeri Siam itu meletus sejak tahun lalu, berusaha menggulingkan Perdana Menteri Prayut Chan-o-cha. Gerakan massa itu dianggap melanggar tabu Thailand, karena secara terbuka menyerukan reformasi terhadap kerajaan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putri Bajrakitiyabha Meninggal Dunia, Thailand Umumkan Masa Berkabung Nasional

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

7 Orang Terjebak 10 Hari di Gua Laos, 1 Korban Dievakuasi

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal