Diancam Kembali ke Zaman Batu, Iran: Usia Kami 7.000 Tahun, AS Baru 250 Tahun!

Anton Suhartono
Iran melontarkan respons keras atas ancaman Donald Trump yang ingin mengebom Iran hingga kembali ke zaman batu (Foto: AI)

NEW YORK, iNews.id - Iran melontarkan respons keras atas ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang ingin “mengebom Iran hingga kembali ke zaman batu”. Teheran menegaskan, peradaban mereka telah berusia lebih dari 7.000 tahun, jauh melampaui usia AS yang baru sekitar 250 tahun.

Misi Iran untuk PBB menyebut ancaman tersebut bukan hanya menunjukkan ketidaktahuan, tapi juga berpotensi menjadi kejahatan perang. Peradaban panjang yang dimiliki tidak mungkin dihancurkan hanya dengan serangan militer.

“Ancaman eksplisit Presiden AS untuk ‘mengebom Iran hingga kembali ke zaman batu’ mencerminkan ketidaktahuan, bukan kekuatan,” bunyi pernyataan Misi Iran di PBB, dikutip Sabtu (4/4/2026).

“Dunia tetap berutang budi pada peradaban dan pengetahuan yang telah diberikan oleh para cendekiawan Iran kepada umat manusia selama ribuan tahun. Peradaban seperti itu tidak bisa dihancurkan dengan pengeboman."

Dalam pernyataan resminya di New York, Iran juga menilai ancaman Trump melanggar hukum humaniter internasional dan Statuta Roma. Pernyataan keras itu disebut mencerminkan niat untuk melakukan kejahatan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
3 jam lalu

Harga Plastik Naik Signifikan, Pedagang Curhat Sepi Pembeli 

Nasional
5 jam lalu

Tak Hanya Migas, Penutupan Selat Hormuz Juga Berdampak ke Ekspor Batu Bara

Buletin
9 jam lalu

Gelombang Serangan ke-95! Rudal Balistik Iran Hujani Kota Israel, Ledakan Dahsyat Terekam

Internasional
13 jam lalu

Iran Siap Buka Selat Hormuz, Ini Syaratnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal