Diam-Diam, Trump dan Netanyahu Bahas Rencana Akhiri Perang di Gaza dalam 2 Minggu

Anton Suhartono
Donald Trump dan Benjamin Netanyahu dilaporkan sepakat mengakhiri perang di Gaza dalam 2 minggu (Foto: AP)

Sebagai bagian dari pembangunan kembali Jalur Gaza, setiap warganya yang ingin keluar akan diterima oleh beberapa negara, namun juga tidak disebutkan nama maupun jumlahnya.

Rencana yang dibahas Trump dan Netanyahu itu sebenarnya bukan hal baru dan telah ditolak oleh Pemerintah Otoritas Palestina, negara-negara Arab, dan Hamas. Negara-negara Arab berulang kali menegaskan tidak akan ambil bagian dalam rehabilitasi pascaperang Gaza tanpa keikutsertaan Pemerintah Otoritas Palestina.

Selain itu, usulan tersebut akan mendapat ganjalan karena Hamas menolak keluar dari Gaza. Hamas masih memiliki basis dukungan yang besar di Jalur Gaza, ketimbang faksi-faksi politik yang mengisi Pemerintah Otoritas Palestina.

Sebagai bagian dari rencana tersebut, Trump juga mengatakan kepada Netanyahu agar Israel mau mendukung solusi dua negara di masa depan dengan syarat reformasi yang dilakukan oleh Pemerintah Otoritas Palestina. Sebagai imbalannya, AS juga akan mengakui kedaulatan Israel terhadap beberapa wilayah Tepi Barat.

Bagian ini juga akan memicu perdebatan sengit karena jelas-jelas melanggar hukum internasional. Ini merupakan pelegalan AS atas perampasan tanah Palestina oleh Israel.

Selanjutnya, dengan berakhirnya perang di Gaza serta komitmen Israel terhadap solusi dua negara, Arab Saudi maupun Suriah diyakini akan menormalisasi hubungan dengan Israel di bawah Perjanjian Abraham. Setelah itu negara-negara Arab dan Muslim lainnya akan menyusul.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

9 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

12 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

12 jam lalu

Wali Kota New York Mamdani Serius Ingin Tangkap Netanyahu, Singgung Surat Perintah ICC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal