Diam-Diam, AS-Hamas Berunding Langsung Bahas Masa Depan Perdamaian Gaza

Anton Suhartono
Khalil Al Hayya meminta delegasi AS untuk mendesak mendesak Israel agar melaksanakan sepenuhnya komitmen fase pertama gencatan senjata (Foto: AP)

KAIRO, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dan Hamas diam-diam melakukan pembicaraan langsung di Mesir. Ini merupakan pertemuan pertama sejak gencatan senjata di Jalur Gaza berlaku pada 10 Oktober 2025.

Dua sumber pejabat Hamas mengatakan, perundingan langsung itu sebagai upaya untuk menyelamatkan kesepakatan damai usulan Presiden AS Donald Trump yang masih ringkih.

Delegasi yang dipimpin penasihat senior AS Aryeh Lightstone bertemu kepala negosiator Hamas Khalil Al Hayya di Kairo pada Selasa (14/4/2026) malam. Lightstone didampingi Nickolay Mladenov, perwakilan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Prsiden Donald Trump.

Pada kesempatan itu, Al Hayya mengatakan kepada Lightstone, perlunya mendesak Israel untuk melaksanakan sepenuhnya komitmen pada fase pertama perjanjian, termasuk penghentian serangan dan masuknya lebih banyak bantuan kemanusiaan. Dengan begitu kesepakatan damai bisa beralih ke fase berikutnya.

Gencatan senjata pada Oktober 2025 mengakhiri perang 2 tahun di Gaza, namun gagal menjawab pertanyaan substantif tentang masa depan wilayah kantong tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Sebut Iran Akan Buka Selat Hormuz Tanpa Biaya Tol

57 tahun lalu

10.000 Lebih Jenazah Warga Gaza Masih Terkubur di Reruntuhan, Terancam Tak Bisa Diidentifikasi

57 tahun lalu

Israel Gempur Lebanon Bikin Iran Murka, Trump: Seharusnya Tak Terjadi

57 tahun lalu

Trump Kecam Serangan Israel ke Lebanon, Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Selangkah Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal