Di Balik Tuduhan Narkoba, Amerika Diduga Bidik Minyak Venezuela

Anton Suhartono
Di balik tuduhan penyelundupan narkoba, muncul dugaan bahwa target utama AS terhadap Venezuela adalah ladang minyak (Foto: AP)

Miller juga menuding hasil penjarahan tersebut digunakan untuk mendanai terorisme dan membanjiri AS dengan tentara bayaran, serta memperparah krisis narkoba. Namun, klaim ini dipandang banyak pihak sebagai narasi politik yang mengaburkan persoalan kedaulatan negara.

Secara historis, perusahaan AS dan Inggris memang terlibat dalam eksplorasi minyak Venezuela pada masa awal. Namun, berdasarkan prinsip hukum internasional tentang kedaulatan permanen atas sumber daya alam, minyak tersebut tetap menjadi milik negara Venezuela.

Presiden Donald Trump mengumumkan blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa (16/12/2025), dia menuduh Venezuela mencuri minyak milik AS. 

“Venezuela sepenuhnya dikelilingi oleh Armada terbesar yang pernah dikumpulkan dalam Sejarah Amerika Selatan,” tulisnya.

Pekan lalu, militer AS menyita kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela. Tindakan tersebut langsung dikecam keras oleh pemerintah Venezuela sebagai pembajakan internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal