Deretan Pedang Kuno yang Mengukir Peradaban, dari Turki Tertua di Dunia

Alifia Nur Faiza
Arslantepe dari Turki disebut sebagai pedang tertua di dunia (Foto: TWitter)

Di abad pertengahan, pedang menjadi senjata favorit ksatria berbaju besi. Pedang mereka terbuat dari baja dan sangat tajam, hingga mampu membelah tubuh manusia menjadi dua. Salah satu pedang terkuat yang pernah dibuat adalah samurai dari Jepang. Memasuki abad ke-8 hingga akhir periode feodal di abad ke-19, pandai besi Jepang membuat pedang dengan teknik mengelas potongan besi dan baja bersamaan, kemudian ditumbuk. 

Proses tersebut diulangi sebanyak 12 hingga 28 kali sampai menghasilkan pedang dengan bilah sangat tajam dan mampu menembus senapan mesin. Pada abad ke-16, pedang berevolusi menjadi rapier yakni senjata dengan bilah lebih tipis dengan panjang hingga mencapai 2 meter . Hadirnya rapier inilah yang mengawali permainan duel pedang. 

Tadinya orang Jerman menyelenggelarakan duel pedang sebagai pertarungan sampai mati dengan pedang yang tajam dan berat. Lalu ketika masuk Prancis, permainan duel pedang itu 'diperhalus' menggunakan senjata lebih ringan untuk mengurangi risiko luka. Permainan duel pedang sekarang lebih dikenal sebagai olahraga anggar.

Pamor pedang menurun semenjak hadirnya senjata api, namun eksistensinya masih bertahan untuk waktu sangat lama. Saat ini, pedang dibuat sebagian besar sebagai seremonial. Negara yang masih menggunakan pedang adalah Jepang.

Berikut pedang dari zaman kuno yang mengukir sejarah peradaban:

1. Khopesh

(Foto: Benjaminhiller)

Khopesh muncul pada masa Zaman Perunggu, senjata mesir kuno berbentuk pisau bengkok seperti sabit dengan bahan perunggu. Pedang ini tersebar di wilayah Timur Tengah, terutama Mesir. Selama periode Kerajaan Baru, khopesh dijadikan senjata militer umum untuk pertarungan jarak dekat. Meskipun tidak lagi digunakan, khopesh adalah simbolik milik Mesir Kuno. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Pesan Idul Adha, Erdogan Sebut Netanyahu Tiran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal