Denmark Bentuk Kementerian Baru untuk Tangani Serangan Siber dan Spionase

Ahmad Islamy Jamil
Bendera nasional Denmark (ilustrasi). (Foto: Pixabay)

KOPENHAGEN, iNews.id - Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, mengumumkan pembentukan kementerian keamanan publik dan manajemen darurat. Tujuan instansi baru itu adalah untuk mengatasi serangan siber, spionase, dan bencana alam. 

"Kita berada dalam situasi baru dalam hal keamanan publik dan manajemen keadaan darurat. Perubahan iklim semakin terasa. Kita juga perlu bersiap menghadapi meningkatnya jumlah serangan siber," kata Frederiksen seperti dikutip oleh penyiar TV2, Rabu (28/8/2024).

"Kita menyaksikan bencana alam yang lebih dahsyat, dan pada saat yang sama, kita dihadapkan pada ancaman spionase dan kejadian yang merusak lingkungan," ucapnya.

Selain itu, dia juga membentuk kementerian untuk urusan Eropa dan kementerian untuk menegakkan perjanjian "hijau" tripartit guna mengurangi emisi karbon pertanian.

Perjanjian "hijau" dibuat pada 24 Juni antara Pemerintah Denmark dan kelompok industri, pertanian, dan lingkungan terkemuka di negara itu. Perjanjian itu bertujuan untuk membuka jalan bagi sektor pertanian dan pangan yang hemat sumber daya dan sejalan dengan target lingkungan jangka panjang Denmark.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internet
9 hari lalu

Komdigi Akui Serangan Siber Makin Canggih gegara AI: Ada Zero Click Attack!

Nasional
9 hari lalu

Wamenkomdigi Wanti-Wanti AI Bisa Bikin Serangan Siber Lebih Cepat dan Masif

Internasional
13 hari lalu

Apa Isi Pasal 5 Perjanjian NATO terkait Potensi Pencaplokan Greenland oleh AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal