Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Anton Suhartono
Pakistan mengumumkan beberapa kebijakan untuk menghemat bahan bakar mimyak dan energi terkait dampak perang di Timur Tengah (Foto: Xinhua)

Perang AS-Israel versus Iran mengganggu pasokan energi, mendorong kenaikan tajam harga bahan bakar. Pakistan mengimpor sebagian besar kebutuhan energi.

"Untuk menstabilkan ekonomi, kami telah mengambil keputusan yang sulit," kata Sharif, dalam pidato yang disiarkan televisi nasional, Senin (9/3/2026).

Dia menambahkan, pemerintah juga berusaha meminimalkan beban masyarakat meski tak memegang kendali atas penetapan harga bahan bakar global.

Pakistan pekan lalu menaikkan harga BBM jenis bensin dan solar sebesar 55 rupee per liter, kenaikan terbesar yang pernah tercatat, setelah pasar minyak global melonjak akibat konflik Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
5 jam lalu

Kapal India Diserang hingga Tenggelam di Pantai Oman

Internasional
7 jam lalu

Trump dan Xi Jinping Bahas Iran, Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Tanpa Biaya Tol

Internasional
8 jam lalu

AS Kehilangan 39 Pesawat Militer selama Perang Iran termasuk Jet Tempur Siluman F-35A

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal