Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Anton Suhartono
Pakistan mengumumkan beberapa kebijakan untuk menghemat bahan bakar mimyak dan energi terkait dampak perang di Timur Tengah (Foto: Xinhua)

KARACHI, iNews.id - Pakistan mengumumkan beberapa kebijakan untuk menghemat bahan bakar mimyak (BBM) dan energi terkait dampak perang di Timur Tengah. Beberapa negara lain juga telah dan akan menerapkan kebijakan penghematan seperti Filipina, Myanmar, dan Bangladesh.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan, sekolah-sekolah akan diliburkan selama 2 minggu mulai pekan depan. Sementara itu kampus-kampus akan menggelar perkuliahan menjadi online guna mengurangi perjalanan. Pemerintah juga menerapkan work from home (WFH) bagi karyawan perkantoran.

Langkah tersebut, selain untuk menghemat listrik, juga mengurangi penggunaan BBM serta pengeluaran pemerintah.

Pakistan akan memangkas penggunaan BBM di seluruh lembaga pemerintah serta mengalihkan beberapa layanan publik menjadi online.

Institusi pemerintah akan memangkas tunjangan BBM sebesar 50 persen selama 2 bulan. Selain itu, 60 persen kendaraan dinas, tidak termasuk bus dan ambulans, dikandangkan.

Sharif juga mengatakan, hanya 50 persen staf yang akan bekerja di kantor, kecuali untuk layanan penting. Sementara kantor-kantor pemerintah akan beroperasi 4 hari seminggu.

Pemerintah juga akan memangkas pengeluaran setiap departemen sebesar 20 persen, melarang pembelian kendaraan, pendingin udara, furnitur, serta membatasi perjalanan luar negeri bagi para menteri dan pejabat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Internasional
7 jam lalu

Kapal India Diserang hingga Tenggelam di Pantai Oman

Internasional
9 jam lalu

Trump dan Xi Jinping Bahas Iran, Sepakat Selat Hormuz Harus Dibuka Tanpa Biaya Tol

Internasional
10 jam lalu

AS Kehilangan 39 Pesawat Militer selama Perang Iran termasuk Jet Tempur Siluman F-35A

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal