Covid Varian Omicron Lebih Menular daripada Delta, Menginfeksi Orang yang Sudah Divaksinasi

Ahmad Islamy Jamil
Dirjen WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: Reuters)

“Kami tidak percaya bahwa semua vaksin akan menjadi tidak efektif sama sekali,” kata Swaminathan.

Pakar WHO Abdi Mahamud menuturkan, meski ilmuwan melihat antibodi netralisasi menurun beberapa bulan setelah vaksinasi, hampir semua data menunjukkan bahwa T-sel masih utuh. “Itulah yang kami benar-benar butuhkan,” ujarnya.

Dia berpendapat, selagi pertahanan antibodi dirusak dari beberapa penjuru, ada harapan bahwa T-sel, yang menjadi pilar kedua dalam respons imun, mampu mencegah penyakit parah dengan menyerang sel manusia yang terinfeksi.

Tedros juga mengatakan, China sebagai tempat pertama munculnya virus SARS-CoV-2 pada akhir 2019, harus bersedia menyerahkan data dan informasi terkait asal mula Covid-19 untuk membantu penanganan ke depannya.

“Kami perlu terus menggali informasi sampai kami mengetahui sumbernya, kami perlu mendorong lebih keras sebab kami harus belajar dari apa yang telah terjadi saat ini supaya dapat melakukan usaha yang lebih baik di masa depan,” ucap Tedros.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 hari lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

11 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

20 hari lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

20 hari lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal