Omicron Ditemukan di 89 Negara, Kasus Infeksi Naik 2 Kali Lipat dalam 1,5 sampai 3 Hari

Anton Suhartono
Covid varian Omicron telah terdeteksi di 89 negara hingga (18/12/2021). (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Covid-19 varian Omicron telah ditemukan di 89 negara hingga Sabtu (18/12/2021). Penambahan kasus melibatkan varian yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan ini mencapai dua kali lipat dalam 1,5 sampai 3 hari pada negara yang sudah mengalami penularan lokal.

Dalam laporan terbaru, seperti dilaporkan Reuters, badan PBB itu menjelaskan Omicron justru menyebar cepat di negara-negara yang memiliki tingkat herd immunity yang tinggi. Meski demikian belum diketahui pasti apakah penyebabnya adalah varian ini bisa menghindari kekebalan, sifat dari varian itu yang mudah menular, atau kombinasi keduanya.

WHO menetapkan Omicron sebagai varian yang menjadi perhatian sejak 26 November, tak lama setelah pertama kali terdeteksi. Karena masih baru, karakter Omicron belum banyak diketahui, termasuk tingkat keparahan penyakit yang ditimbulkan. Namun sebagian besar laporan yang masuk, Omicron memang menular lebih cepat dibandingkan strain lain termasuk Delta, namun tak sampai menyebabkan keparahan.

"Data keparahan klinis Omicron masih terbatas. Masih perlu lebih banyak data untuk memahami profil keparahan dan bagaimana keparahan dipengaruhi oleh vaksin serta kekebalan yang sudah ada sebelumnya," bunyi pernyataan.

Disebutkan pula, data yang tersedia mengenai virus corona Omicron masih terbatas. Di samping itu belum ada bukti dari rekan sejawat mengenai kemanjuran atau efektivitas vaksin dalam melawan Omicron.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal