Coober Pedy, Kota Bawah Tanah di Australia dengan Pemandangan Menakjubkan

Ami Heppy S
Coober Pedy, Kota Bawah Tanah di Australia (Foto: South Australia)

Hal ini kemudian membuat sejumlah penduduk membangun rumah dibawah tanah hingga terciptalah sebuah pemukiman.
Melansir Britannica, pemukiman yang didirikan tersebut kemudian diberi nama Coober Pedy oleh Progress and Miners Association setempat pada tahun 1920.

Nama tersebut diambil dari sebuah frasa Aborigin “kupa piti” yang diterjemahkan sebagai “lubang air” atau “orang kulit putih di dalam lubang”.
Kemudian pada tahun 1960, Coober Pedy ditetapkan sebagai sebuah kota dan mengalami perkembangan pesat pada tahun 1960-an dan 1970-an.

Diperkirakan sekitar 50 persen penduduk Coober Pedy tinggal di bawah tanah. Kebanyakan rumah galian digali di lereng bukit daripada digali dari poros.

Tanah di lereng bukit Coober Pedy cukup stabil untuk memungkinkan bentang langit-langit yang besar di kamar-kamar dan bukan hal yang aneh bagi keluarga penambang untuk membeli properti dan terowongan yang berdampingan untuk menghubungkan dua tempat tinggal, atau bahkan tiga atau empat. 

Beberapa rumah bergaya mansion tersebar hingga 450 meter persegi di bawah tanah.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pulau Antartika Australia Diserang Flu Burung, Ribuan Anak Anjing Laut Mati!

57 tahun lalu

Bos Kartel Narkoba Australia Ditangkap di Bali, Ternyata Anggota Geng Motor Hells Angels

57 tahun lalu

Dramatis! Detik-Detik Penangkapan Anggota Kartel Narkoba asal Australia di Bali

57 tahun lalu

Mau Kabur dari Indonesia, WN Australia Buronan Interpol Ditangkap Imigrasi RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal