CIA Tuduh Pangeran Mohammed bin Salman Otak Pembunuhan Khashoggi

Nathania Riris Michico
Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman. (Foto: AFP)

Seorang pejabat Arab Saudi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, Khashoggi tewas dicekik setelah menolak pulang ke Arab Saudi.

Jasadnya dimutilasi ahli forensik sambil mendengarkan musik, lalu dibungkus dan diberikan kepada “mitra” lokal untuk dibuang. Namun, informasi itu tidak dapat diverifikasi.

Raja Salman mengeluarkan instruksi untuk melakukan evaluasi, restrukturisasi, dan reformasi Badan Intelijen. Sejak kasus ini mendunia, Pemerintah Saudi memecat pejabat tinggi Badan Intelijen sekalipun merupakan orang kepercayaan kerajaan salah satunya Wakil Kepala Mayor Jenderal Ahmed Al Siri.

Pejabat tinggi Turki meyakini jasad Jamal Khashoggi dilenyapkan dengan menggunakan zat asam setelah dimutilasi untuk menghilangkan jejak secara menyeluruh. Faktanya, jasad korban sulit dilacak.

Meski tidak ada bukti forensik, penasihat Presiden Turki Yasin Aktay mengatakan, cara itu lebih mudah dan efektif. Mohammed bin Salman dicurigai sejumlah kepala negara Barat, termasuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Pasalnya, hasil penyelidikan dan pelacakan menuntun penyelidik berujung pada kantor pejabat tinggi Arab Saudi. Tapi, tuduhan tersebut tidak dapat dibuktikan. Mohammed bin Salman dikenal luas sebagai penguasa Arab Saudi.

Dia menuntaskan berbagai tugas tingkat tinggi, terutama terkait keamanan negara. Alumnus Universitas King Saud itu juga menjadi motor perubahan nasional dengan mengeluarkan Visi 2030, program reformasi sosial dan diversifikasi ekonomi di Saudi.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
9 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ungkap Dampak Serangan AS ke Iran terhadap Timur Tengah

Internasional
10 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Internasional
10 hari lalu

Tegas! Pangeran MBS Tak Izinkan AS Gunakan Wilayah Saudi Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal