Dia tak menjelaskan sanksi apa yang dijatuhkan serta pihak-pihak yang mendapatkannya.
AS membantah tuduhan China tersebut. Sebelumnya Gedung Putih memasukkan enam entitas China terkait dengan program balon mata-mata China dalam daftar hitam larangan ekspor.
Insiden balon mata-mata China yang kemudian ditembak jatuh jet tempur AS mengganggu hubungan kedua negara. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken bahkan menunda kunjungannya ke China pada bulan lalu. Namun dia mempertimbangkan akan mitranya, Wang Yi, di Munich, Jerman, pekan ini.
Meski demikian Wakil Menlu AS Wendy Sherman menegaskan komunikasi negaranya dengan China tidak berhenti.
"Kami berharap, saat kondisi sudah memungkinkan, kita akan bertemu lagi secara langsung," katanya.
Dia menegaskan tuduhan China soal balon mata-mata AS tidak benar.
"Mereka sekarang mengatakan bahwa ada triliunan balon AS di atas China. Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada balon pemerintah AS di atas China," ujarnya.