China Sebut Balon Mata-Mata AS Terbang di Xinjiang dan Tibet, Siapkan Sanksi Balasan

Anton Suhartono
China menuding balik AS menerbangkan balon mata-mata di wilayahnya, yakno Xinjiang dan Tibet (Foto: Reuters)

Dia tak menjelaskan sanksi apa yang dijatuhkan serta pihak-pihak yang mendapatkannya.

AS membantah tuduhan China tersebut. Sebelumnya Gedung Putih memasukkan enam entitas China terkait dengan program balon mata-mata China dalam daftar hitam larangan ekspor.

Insiden balon mata-mata China yang kemudian ditembak jatuh jet tempur AS mengganggu hubungan kedua negara. Menteri Luar Negeri (Menlu) AS Antony Blinken bahkan menunda kunjungannya ke China pada bulan lalu. Namun dia mempertimbangkan akan mitranya, Wang Yi, di Munich, Jerman, pekan ini.

Meski demikian Wakil Menlu AS Wendy Sherman menegaskan komunikasi negaranya dengan China tidak berhenti.

"Kami berharap, saat kondisi sudah memungkinkan, kita akan bertemu lagi secara langsung," katanya.

Dia menegaskan tuduhan China soal balon mata-mata AS tidak benar.

"Mereka sekarang mengatakan bahwa ada triliunan balon AS di atas China. Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada balon pemerintah AS di atas China," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal