China Pamer Keberingasan Heli Tempur Buatan Lokal Z-10, Diklaim Bisa Lumat 6 Tank

Anton Suhartono
Helikopter tempur buatan lokal China Z-10 (Foto: Sputnik)

BEIJING, iNews.id - Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) merilis perkembangan terbaru dari helikopter tempur Z-10 melalui acara di stasiun televisi pemerintah, CCTV. Ini merupakan helikopter serang pertama yang dibuat secara mandiri oleh China.

Helikopter ini memiliki kemampuan untuk perang modern melawan tank, pasukan infanteri, serta alat tempur lainnya.

Z-10 telah dioperasikan oleh PLA dalam beberapa tahun terakhir, termasuk ditugaskan ke brigade serangan udara yang berafiliasi dengan Grup Angkatan Darat ke-83. Pada Oktober lalu, Z-10 disertakan dalam latihan perang PLA di dekat Taiwan untuk pertama kalinya.

Dengan jangkauan 1.120 kilometer, Z-10 memiliki berat kosong sekitar 5,1 ton, memiliki empat pod eksternal yang dapat membawa rudal udara ke darat, udara ke udara, serta roket. Selain itu ada pula senapan mesin kaliber 23 milimeter.

Helikopter ini juga bisa dipersenjatai maksimal 16 rudal anti-tank, empat peluncur roket ganda 7 barel, atau dua peluncur roket ganda 32 barel. 

Pilot helikopter Zhang Zhengfei mengatakan, pemasangan senjata bisa disesuaikan bergantung pada misinya. Rudal digunakan untuk menghadapi kendaraan lapis baja dan tank, sementara roket dan senjata lain digunakan melawan infanteri.

Saat menyerang kelompok tank musuh, Z-10 akan membawa delapan rudal udara ke darat dan dua peluncur roket ganda. Rudal tersebut memiliki akurasi 85 persen dan setiap serangan mendadak Z-10 bisa menghancurkan setidaknya enam tank musuh.

Dalam serangan berkelompok terdiri dari empat helikopter Z-10, total membawa 32 rudal anti-tank, delapan peluncur roket ganda kaliber 57 milimeter, dan empat senapan mesin, cukup untuk memusnahkan tiga kompi tank.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Sains
1 jam lalu

Mengintip Rudal QW-3 Yon Arhanud 21 Pasgat, Tameng Mematikan TNI AU

Internasional
2 hari lalu

Iran Batalkan Demo Persenjataan Terbaru, Ada Apa?

Internasional
2 hari lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
6 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal