China Makin Agresif, Taiwan Bisa Apa?

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi serbuan udara jet tempur China di wilayah ADIZ Taiwan. (Foto: Reuters)

Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, juga memberikan peringatan yang sama untuk China. Menrutu dia, Jepang dan AS tidak akan tinggal diam jika China nekat menyerang Taiwan. 

“Keadaan darurat Taiwan juga dirasakan Jepang dan aliansi Jepang-AS. Orang-orang di Beijing, khususnya Presiden Xi, seharusnya tidak pernah salah paham dalam mengakui hal ini,” kata Abe saat berbicara secara virtual kepada forum yang diselenggarakan oleh lembaga think tank Taiwan, Institut Penelitian Kebijakan Nasional, awal Desember ini. 

Ketegangan diplomatik

Eskalasi perseteruan China-Taiwan sepanjang tahun ini tidak hanya berlangsung di ranah militer, melainkan juga merembet ke tataran diplomatik Beijing dengan negara-negara lain. 

China menurunkan hubungan diplomatik dengan Lithuania pada 21 November 2021. Langkah itu sebagai bentuk ketidakpuasan Beijing terhadap Lithuania karena mengizinkan Taiwan membuka kantor kedutaan de facto di negara Baltik itu. 

Taiwan secara resmi membuka kantor kedutaan de facto di Lithuania pada 18 November 2021. Langkah tersebut menjadi terobosan diplomatik sendiri bagi Taipei. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

57 tahun lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

57 tahun lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

57 tahun lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal