China Disebut Negara Termahal untuk Besarkan Anak, Perempuan Kini Lebih Prioritaskan Karier

Ahmad Islamy Jamil
Anak-anak di China mengibarkan bendera nasional mereka dalam sebuah kegiatan (ilustrasi). (Foto: iNews/Dok.)

Meskipun pemerintah telah melonggarkan batasan jumlah anak yang diperbolehkan per pasangan, di samping berbagai kebijakan lain yang mendorong keluarga untuk memiliki lebih banyak anak, hanya sedikit yang berubah. Banyak perempuan China merasa pengorbanan yang mereka lakukan tidak sebanding dengan imbalan yang mereka terima.

Menurut laporan YuWa, perempuan yang mengambil cuti melahirkan bisa saja menghadapi perlakuan tidak adil di tempat kerja seperti dipindahkan ke tim lain, dipotong gajinya, atau kehilangan peluang promosi.

Laporan tersebut juga menyebutkan, jika biaya cuti melahirkan sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan tanpa bantuan pemerintah, maka pemberi kerja mungkin akan menghindari perekrutan perempuan dalam usia subur. Tak jarang pula perempuan ditanyai tentang KB (keluarga berencana) saat wawancara kerja, meski mereka memang tidak berencana untuk memiliki anak.

Meskipun ada beberapa perempuan berhenti bekerja untuk membesarkan anak-anak mereka, keputusan itu ternyata membuat mereka menjadi sangat sulit untuk kembali bekerja. Sebagai gambaran, perempuan yang memiliki anak bisa mengalami penurunan gaji sebesar 12–17 persen.

Situasi semacam itu mungkin sudah menjadi hal yang lumrah di negara tersebut dalam beberapa dekade terakhir. Akan tetapi, perempuan China kini lebih berpendidikan dan mandiri secara ekonomi. Bahkan, jumlah perempuan yang mengambil program pendidikan tinggi di sana kini melebihi laki-laki. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

2 hari lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

5 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

6 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal