China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel: Situasi Parah!

Anton Suhartono
Petugas dari pemerintah Kiryat Bialik, Israel Utara, menutupi bangunan bangunan yang terkena serangan roket Hizbullah dengan bendera (Foto: AP)

Hizbullah pada 20 September melancarkan serangan balasan ke Israel dengan menembakkan 150 roket ke kota-kota di perbatasan. 

Israel membalas dengan melancarkan serangan udara ke pinggiran Beirut, menewaskan seorang komandan senior Hizbullah, Ibrahim Aqil. Sejak itu aksi saling serang semakin intensif.

Beberapa pejabat Israel mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan operasi serangan darat ke Lebanon untuk membuat zona penyangga. Jika terwujud, ini akan menjadi perang darat pertama kedua pihak sejak 7 Oktober 2023. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Kami Akan Serang Lebih Keras!

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal