China Bantai 38.000 Babi demi Cegah Wabah Demam Babi Afrika

Nathania Riris Michico
Sebanyak 38.000 babi di China dimusnahkan untuk mencegah penyebaran demam babi Afrika. (Foto: Shutterstock)

Pekan lalu, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) memperingatkan demam babi Afrika bisa menyebar ke bagian lain di Asia. Penyebarannya berasal dari Rusia.

Demam babi Afrika tidak berbahaya bagi manusia namun menyebabkan demam hemoragik pada babi peliharaan dan babi hutan, yang hampir selalu berakhir dengan kematian dalam beberapa hari.

Tidak ada obat penawar atau vaksin untuk mencegah penyebaran virus. Satu-satunya metode yang diketahui untuk mencegah penyebaran penyakit adalah penyisihan massal ternak yang terinfeksi.

China menyatakan telah meluncurkan rencana darurat dan mengambil langkah-langkah pengendalian untuk menghentikan penyebaran wabah.

Sekitar setengah dari babi di dunia dibesarkan di China, dan China merupakan konsumen daging babi per kapita terbesar.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Internasional
4 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
4 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
6 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal