China: 13.000 'Teroris' Ditangkap di Xinjiang

Nathania Riris Michico
Seorang delegasi dari Xinjiang berjalan di antara para delegasi lain saat meninggalkan Aula Besar Rakyat setelah usai penutupan Kongres Rakyat Nasional China di Beijing. (FOTO: AP)

"Pekerjaan anti-terorisme dan perjuangan de-ekstremisasi di Xinjiang selalu dilakukan sesuai dengan aturan hukum," tambahnya.

Tulisan itu langsung dikutuk oleh kelompok hak asasi Uighur, yang menyebutnya sebagai alasan politik untuk menekan kaum mereka.

"Tujuan mengeluarkan apa yang disebut kertas putih adalah cara mendapatkan dukungan lokal untuk kebijakan ekstremnya dan untuk menutupi pelanggaran hak asasi manusia," kata juru bicara Kongres Uyghur Dunia di pengasingan, Dilxat Raxit, dalam sebuah pernyataan.

Xinjiang, yang berbagi perbatasan dengan beberapa negara termasuk Pakistan dan Afghanistan, sejak lama mengalami kerusuhan dan kekerasan, yang menurut China diatur oleh gerakan teroris terorganisir yang mencari kemerdekaan di wilayah itu.

China sebelumnya membantah keberadaan kamp-kamp internir, namun dalam beberapa bulan terakhir, negara itu mulai menyebut kamp-kamp tersebut sebagai pusat pendidikan kejuruan yang mirip dengan sekolah asrama, dengan para siswa mendaftar secara sukarela.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS Pakai Rudal Murah Buatan China?

57 tahun lalu

Bus Ngebut Tabrak Bokong Truk, 13 Penumpang Tewas

57 tahun lalu

Menlu Iran Araghchi Ditolak Masuk AS, Batal Ikut Sidang Dewan Keamanan PBB

57 tahun lalu

Korban Tewas Ledakan Tembang Batu Bara China Jadi 90 Orang, Xi Jinping Beri Instruksi Keras

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal