“Ini adalah saat yang memilukan dan tragis bagi komunitas sekolah kami. Ini bukanlah berita yang ingin disampaikan oleh seorang kepala sekolah, apalagi sehari sebelum kami memulai tahun ajaran baru,” ungkap Kepala Sekolah Thomas Stone High School, Shanif Pearl, dalam pesannya kepada para orang tua, staf, dan siswa pada Minggu lalu.
Sementara keluarga Liggon mengatakan, peristiwa ini sungguh tak masuk akal bagi mereka. Apalagi, putri mereka harus meregang nyawa hanya gara-gara persoalan sepele.
“Kami tidak akan pernah bisa melihat Naima lulus kuliah atau menikah atau punya anak,” tutur mereka.