Bunuh Tentara AS, Militer Iran Janjikan Serangan Lebih Dahsyat

Anton Suhartono
Rudal Iran menghantam Yordania hingga menewaskan dua tentara AS (foto: AP)

"Orang-orang ini harus mengucapkan selamat tinggal pada tidur nyenyak dan kenyamanan," ujarnya.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan kepada rakyat, sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan selama serangan AS.

"Menegaskan persatuan suci bukanlah sekadar rekomendasi moral atau sosial, melainkan syarat yang diperlukan untuk kemenangan di medan perjuangan melawan musuh," kata Ghalibaf, di media sosial.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
51 menit lalu

Trump Dilaporkan Akan Umumkan Tarif Baru untuk 60 Negara, Besarannya 10-12,5%

2 jam lalu

Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada

4 jam lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

4 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

5 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal