Buntut Pengeboman Penjara, Zelensky Desak AS Masukkan Rusia dalam Daftar Negara Sponsor Terorisme

Anton Suhartono
Pemandangan mengerikan di lokai penjara tempat menampung tawanan perang asal Ukraina (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Ukraina terus membantah serangan terhadap fasilitas penjara di Yelenovka atau Olenivka, Donetsk, yang menewaskan sedikitnya 40 tawanan perang. Serangan udara pada Jumat (29/7/2022) itu menyebabkan lembaga pemasyarakatan luluh lantak, menyajikan pemandangan sangat mengerikan. Serangan terjadi saat fasilitas itu dipenuhi ratusan penghuni, yakni para tentara dan pejuang Ukraina yang ditawan pasukan Rusia.

Pemerintahan boneka Rusia di Republik Rakyat Donetsk (DPR) menyebut serangan itu dilakukan tentara Ukraina menggunakan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) buatan Amerika Serikat (AS). Sebaliknya, Ukraina menuduh Rusia yang membombardir lokasi itu dengan serangan atileri.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menambah deretan pejabat Ukraina yang menunjuk hidung Rusia di balik serangan mengerikan tersebut. Dalam pesan video pada Jumat malam, dia mengatakan kematian puluhan tawanan perang sudah cukup untuk memasukkan Rusia sebagai negara sponsor terorisme.

"Saya memohon, terutama kepada Amerika Serikat, keputusan diperlukan dan dibutuhkan sekarang," katanya, seperti dilaporkan kembali Reuters, Sabtu (30/7/2022).

Otoritas di DPR mengungkap foto-foto di lokasi kejadian, termasuk memperlihatkan puing-puing roket HIMARS yang digunakan menyerang penjara. Ukraina menggunakan roket HIMARS pasokan dari negara Barat untuk menyerang posisi pasukan Rusia di wilayah yang diduduki.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

3 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

3 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

3 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal