Buntut Kematian El Mencho Meksiko Masih Mencekam, Geng Narkoba Ngamuk Hancurkan Banyak Kota

Anton Suhartono
Meksiko masih mencekam dampak dari terbunuhnya gembong narkoba Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho (Foto: AP)

MEXICO CITY, iNews.id - Meksiko masih mencekam dampak dari terbunuhnya gembong narkoba paling ditakuti, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, dalam operasi militer Kota Tapalpa pada Minggu (22/2/2025).

El Mencho tewas dalam baku tembak di kampung halamannya, Jalisco, saat militer menggerebek untuk menangkap sang buronan. 

Kematian pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco itu memicu aksi balas dendam para pengikutnya serta gelombang perlawanan dari kartel-kartel narkoba lain di penjuru negara Amerika Utara tersebut.

Pria 59 tahun itu sejak lama menjadi buruan polisi Meksiko dan Amerika Serikat (AS). Bahkan AS menggelar sayembara 15 juta dolar untuk menangkapnya. El Mencho dianggap bertanggung jawab atas penyelundupan fentanyl, sabu-sabu, dan kokain ke AS.

Begitu berita tentang operasi militer besar-besaran menyebar, gelombang kekerasan terkoordinasi meledak di penjuru Meksiko. Pertempuran terjadi di setidaknya 20 dari 32 negara bagian di Meksiko. Anggota-anggota geng terorganisasi membakar bus dan pusat-pusat bisnis serta memasang penghalang jalan kemudian membakaarnya.

“Ketakutan yang masih ada di masyarakat sangat luar biasa,” kata seorang warga Zitacuaro, Michoacan, salah satu negara bagian yang dilanda kerusuhan, kepada Al Jazeera, dikutip Selasa (24/2/2026).

Dia menambahkan, krisis ini menunjukkan bagaimana kekuatan sebenarnya para kartel narkoba, termasuk Generasi Baru Jalisco sebagai yang terbesar di Meksiko.

"Mereka bisa menghancurkan satu kota dalam hitungan menit,” ujar warga yang meminta identitasnya disembunyikan itu.

Para pemimpin kartel mengancam pengelola transportasi untuk menghentikan aktivitas serta setiap saat memblokir pintu masuk dan keluar kota. Jaringan kartel bisa dengan cepat melumpuhkan pergerakan kota.

"Semua layanan dasar terganggu, pergi ke rumah sakit, berbelanja bahan makanan, memesan makanan. Semuanya menjadi kacau total,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Drone Mata-Mata AS MQ-4C Triton Senilai Rp4 Triliun Ditembak Jatuh Iran

Internasional
10 jam lalu

AS Kirim 6.000 Pasukan Tambahan ke Timur Tengah, Antisipasi Perang Lanjutan Lawan Iran

Internasional
10 jam lalu

Rusia Ogah Terlibat Konflik Iran Vs Israel-AS: Bukan Perang Kami

Internasional
19 jam lalu

Pakistan Bersiap Gelar Perundingan Damai AS-Iran Putaran Ke-2, Akhir Pekan Ini?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal