Bukan MBS, Ini yang Beri Perintah Membunuh Khashoggi menurut Jaksa

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

RIYADH, iNews.id - Untuk pertama kalinya, Arab Saudi mengungkap kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2 Oktober 2018 di kantor konsulat di Istanbul, Turki.

Juru bicara kantor jaksa penuntut di Riyadh, sebagaimana dilaporkan AFP, Kamis (15/11/2018), mengungkap, ada dua pejabat senior kerajaan yang mengeluarkan perintah pembunuhan.

Jaksa memastikan, perintah itu bukan datang dari Putra Mahkota Pangeran Muhammed bin Salman (MBS). Disebutkan, MBS tidak mengetahui adanya pembunuhan di kantor konsulat. Ini sekaligus menepis laporan dari pejabat dan media Turki soal keterlibatan MBS bedasarkan dari rekaman suara.

Lebih lanjut jaksa mengungkap, satu dari dua pejabat itu adalah wakil kepala intelijen Saudi, Ahmed Al Assiri. Peran Al Assiri adalah memaksa Khashoggi untuk pulang ke Saudi.

Seperti diketahui, sejak September 2017, Khashoggi meninggalkan Saudi dan menetap di Virginia, Amerika Serikat. Pengkritik kebijakan MBS itu pergi ke pengasingan karena mendapat ancaman.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Luncurkan Rudal ke Pangkalan AS di Arab Saudi

57 tahun lalu

Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara

57 tahun lalu

Jemaah Haji 2026 Kini Bisa Unduh Sertifikat Resmi Lewat Nusuk, Cukup Scan Barcode

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal