Bukan Hanya Upah, Iran Juga Naikkan Tunjangan Pekerja padahal Lagi Perang

Anton Suhartono
Iran menaikkan upah minimum nasional sebesar 60 persen, yakni dari 75 dolar AS (Rp1,3 juta) menjadi sekitar 120 dolar (Rp 2 juta) per bulan (Foto: AP)

Midari mengatakan, langkah-langkah lebih lanjut sedang dibahas dengan bank sentral dan Kementerian Ekonomi, termasuk pinjaman darurat untuk pekerja tertentu seperti pengemudi taksi.

Iran menghadapi krisis ekonomi yang memburuk yang ditandai dengan inflasi tinggi, penurunan tajam nilai mata uang, dan meningkatnya biaya hidup. 

Rial Iran jatuh ke titik terendah sepanjang sejarah pada akhir 2025, sementara inflasi tetap di atas 40 persen, mengikis daya beli rumah tangga dan menaikkan harga barang-barang kebutuhan pokok. Tekanan ekonomi ini disebut sebagai faktor penyebab demonstrasi yang dimulai pada 28 Desember 2025 hingga memicu kerusuhan yang menewaskan sekitar 1.500 orang, menurut angka resmi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Iran Beri Izin 30 Kapal China Lintasi Selat Hormuz saat Xi Jinping Bertemu Trump

Nasional
7 jam lalu

Trump-Xi Jinping Bertemu, Pakar: China Punya Kepentingan Redam Perang AS vs Iran

Nasional
8 jam lalu

Aktivis Pro Israel Yakin Trump-Xi Jinping Ingin Setop Pengayaan Nuklir Iran

Internasional
9 jam lalu

Kapal India Diserang hingga Tenggelam di Pantai Oman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal