Bukan Hanya Indonesia, Jepang Juga Pernah Salah Beri Peringatan Gempa Picu Kepanikan

Anton Suhartono
Anak-anak sekolah di Jepang mengikuti latihan bencana gempa yang biasanya rutin digelar setiap tahun (Foto: Reuters)

Pesan peringatan darurat gempa yang dikirim ke jutaan warga Jepang melaui ponsel terjadi pada 5 Januari 2018. Peringatan itu sempat mengganggu jaringan transportasi di Tokyo sebelum peringatan itu dipastikan palsu akibat adanya sistem error pada perangkat peringatan gempa bumi di pusat. 

"Gempa bumi terjadi di lepas pantai Ibaraki. Bersiaplah untuk goncangan yang kuat," demikian isi pesan melalui ponsel. 

Warga pun bersiap menghadapi guncangan dengan mengikuti prosedur gempa. Layanan transportasi massal seperti kereta dihentikan sementara. Namun setelah ditunggu beberapa saat gempa tak kunjung muncul. 

Pesan dari Badan Meteorologi Jepang itu disebabkan adanya kesalahan pembacaan sistem peringatan terhadap dua gempa kecil yang terjadi di waktu bersamaan.

Badan meteorologi menyebut gempa berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) mengguncang Prefektur Ibaraki. Padahal yang terjadi adalah gempa 4,4 SR dan 3,9 SR pada pukul 11.02 waktu setempat. Titik pusat gempa berada di laut, berjarak 350 kilometer sebelah barat dan getarannya tidak dirasakan sampai daratan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Waspada! Gelombang Tinggi 4 Meter Mengintai di Sejumlah Perairan hingga 23 Juli 2026

20 jam lalu

Bogor Diguyur Hujan Deras, BMKG: Bukan Tanda Musim Kemarau Berakhir

2 hari lalu

Gempa M5,0 Guncang Sukabumi, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

2 hari lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal